Nissan membenamkan teknologi ProPilot Park pada mobil listrik Nissan Leaf generasi kedua. Sesuai namanya, fitur yang merupakan bagian dari Nissan Intelligent Mobility itu, memungkinkan mobil parkir secara otomatis.
Lalu, apa itu ProPilot Park?
Video
ProPilot Park, yang merupakan satu rangkaian sistem asisten pengemudi, dapat memarkirkan mobil secara otomatis dengan mengendalikan bukaan pedal akselerator, rem, arah kemudi, transmisi, dan rem tangan untuk memandu mobil parkir.
Fitur ini hanya hadir pada Nissan Leaf yang dijual di Eropa dan Jepang. Mengingat sistem asisten parkir ini merupakan satu kesatuan dari fitur ProPilot, maka butuh marka dan rambu jalan yang jelas seperti di Eropa dan Jepang.
Sementara di Indonesia, mobil listrik Leaf baru akan datang tahun 2020, namun dipastikan tidak ada fitur ProPilot di dalamnya. Alasannya tentu saja karena marka dan perilaku berlalu-lintas di Tanah Air yang belum siap akan teknologi tersebut.
Bagaimana cara kerja ProPilot Park?
ProPilot Park berjalan berkat teknologi pemrosesan gambar canggih menggunakan 4 kamera resolusi tinggi yang mampu memproses gambar secara real-time. Letaknya di belakang mobil yang juga bertindak sebagai kamera mundur, di bawah spion kanan dan kiri, juga pada bagian depan di bawah logo Nissan.
Operasi juga ditambah 12 sensor sonar (6 depan dan 6 belakang) untuk memberikan indikasi jarak dengan material lain di sekelilingnya.
Cara kerjanya, pertama, pengemudi harus mengaktifkan tombol ProPilot Park yang ada pada konsol tengah, kemudian secara perlahan mendekati ruang parkir yang dikehendaki.
Pada tahap ini, sistem akan membaca garis yang membatasi area parkir dan ruang antara mobil di sampingnya.
Selanjutnya saat ruang parkir ditemukan, sistem akan memberikan notifikasi berupa icon huruf P besar yang dilingkari warna biru pada head unit. Kemudian, pengemudi wajib mengonfirmasinya dengan menekan pilihan kursor pada head unit.
Lebih lanjut buat memarkirkannya, tekan dan tahan tombol ProPilot Park tadi sampai proses parkir benar-benar selesai.
Pada proses ini, jangan heran bila nantinya lingkar kemudi akan berputar sendiri, dan akselerasi akan memajukan atau memundurkan mobil.
Bila usai, nantinya sistem akan langsung mengaktifkan transmisi P secara otomatis.
Hanya saja sebagai catatan, sistem tidak boleh diinterupsi. Artinya apabila tombol dilepas, atau pengemudi menginjak pedal akselerator atau rem, maka sistem akan mati dengan sendirinya.
Manakala terjadi, sistem akan mendeteksi bila pengemudi akan mengambil alih parkir.
Demikian halnya saat manuver parkir ada gangguan dari luar berupa ada orang yang mendekat atau sonar mendeteksi adanya perubahan jarak dari semula, sistem pada Nissan Leaf akan mati dengan sendirinya.